TASAWUF

Tasawuf adalah Ilmu pemahaman kehidupan. Tasawuf bermacam-macam orang mengatakannya, tetapi yang paling penting adalah pelaksanaannya. Menjalankan Ilmu Tasawuf bila tidak ada yang mengarahkan dengan benar, hasil yang dicapai tidak seperti makna ILMUNYA.
Tasawuf bisa dikatakan menjalankan piwulang / pelajaran agama, dengan menggunakan dan memanfaatkan DAYA PIKIR DAN HATI. Manunggal Laku “ GUSTI ALLAH” MBAGUSI HATI DAN TINGKAH POLAH.
Dengan tujuan mencapai drajat yang luhur ( mutaqin) / makrifatulloh dengan menjauhi sifat yang Jelek (kalawan ngedohi sifat kang olo ). Tasawuf pada intinya yaitu menjalankan (melakukan) suatu perbuatan yang menuju pada HAKEKATNYA ( POKOK).

Didalam menjalankan TASAWUF anda harus paham dan mengerti 4(empat) dasar, yaitu:
1. SHYARIAT ( Shyariah )
2. TORIQQOH ( Thoriqot )
3. HAKEKAT ( Khakekat )
4. MAKRIFAT (Makrifattullah )

Akan tetapi, dalam tatanan urutan Hakekat dan Makrifat bisa dibalik Makrifat baru Hakekat, dan sistim balik ini juga dipakai beliau Syeh Abdul Kodir Aljaelani tatkala mendidik SANTRINYA, yaitu:
1. SHYARIAT
2. TORIQQOH
3. MAKRIFAT
4. HAKEKAT

Pada intinya pemahaman ini, antara Makrifat dan Hakekat bisa bolak balik melihat makna yang dibahas ( dikaji ).
1. Shyariat ialah suatu gerak yang mengarah pada TUJUAN, dan pada umumnya dinilai dari sendi Agama, berhubung syariat ini gerak, sehingga mudah untuk dilihat ( diketahui ) tujuannya
2. Thoriqqoh ialah suatu gambaran pola pikir manusia atau juga pengertian, ilmu keimanan dan juga keyakinan, yang akan dilalui oleh Shyariat. Artinya jalan yang dilalui ( yang menuju ).
3. Hakekat ialah suatu kenyataan yang benar, adanya hakekat ini ditimbulkan dari syariat dan thoriqqoh, artinya mencapai hakekat harus melalui Shyariat dan Thoriqqoh.
4. MAKRIFAT ialah Suatu tujuan (harapan) yang akan datang dan pasti.

Makrifat = Maripat = Mripat = Mata = Melihat. Dengan adanya wujud pasti ada makrifatnya, makrifat juga bisa disebut INTELEKTUALITAS / RASIO.
Dalam mempelajari tasawuf kita harus memakai Dua DALIL atau Alasan yaitu DALIL AKLI dan NAKLI.
DALIL AKLI yaitu dasar yang memakai AKAL (RASIO ) untuk menjadikan suatu nilai BENAR.
DALIL NAKLI yaitu dasar yang diambil dari kitab-kitab yang telah diyakini, kebanyakan dari unsur ALQUR’AN.
Dari dua dasar inilah manusia mudah menemukan nilai-nilai yang benar, untuk membina kehidupannya dengan selamat.

Jangan Lupa Dasar ini:
Pahamilah( Pahammono) – Mengertilah(Ngertennono) – Maknailah ( Dunungno) – Rasakanlah ( Raosno)
1. Dzat – Djalal – Kotak – Syariat – Kiblat
2. Sifat – Djamal – Segi Panjang – Thoriqot – Kiblat
3. Afngal – Kamal – Segi tiga – Hakekat – Kiblat
4. Asmo – Kohar – Im Yang – Makrifat – Kiblat

Untuk mencapai makrifat anda harus memahami sifat 20, dari HO-NO-CO-RO-KO sampai MO-GO-BO-THO-NGO atau dari Wujud – Qidam – Baqok sampai Mutta Kaliman. Makna Surat AlQodar adalah Ilmu tasawufnya Allah. Mengingat Ilmu tasawuf ini sangat kompleks dan luas sekali,

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s